Tuesday, March 15, 2016

Roti Isi Telur (Gyeran Ppang / 계란빵)

Sarapan. Buat yang ngantor, kadang ribet kudu bikin sarapan dulu pagi-pagi buta. Padahal sarapan itu waktu makan paling penting. Gak sarapan, konsentrasi kurang, ngantuk, laper, pusing, ada aja deh pokoknya masalahnya.
Sarapan gak harus selalu dibikin ribet. Banyak menu sarapan yang gampang bikinnya, tapi mengenyangkan dan mengandung karbohidrat sama protein yang cukup buat tubuh kita sampai waktu makan siang. Salah satu menu sarapan yang gue suka adalah Roti Isi Telur alias Gyeran Ppang. Bukan, ini bukan roti tawar pake telur. Gak, kita gak harus bikin adonan roti beneran. Pagi-pagi banget, sebelum mandi dan dandan, bikin dulu, masukin oven lalu bisa ditinggal mandi dan siap-siap. Setelah kita rapi, tinggal keluarin rotinya dari oven dan makan anget-anget. Delicious!
Gue udah nyobain tiga resep berbeda untuk roti isi telur ini, yang pertama dari Aeri's Kitchen, yang ke dua dari channelnya Seonkyoung Longest, Asian at Home dan yang terakhir dari, my all time favorite, Maangchi. Setelah beberapa kali eksperimen, gue paling puas dengan resep yang ini, resep hasil campur-campur dari ketiga orang di atas. Jadi, bagian 'rotinya' mirip muffin tapi lebih lembut dan kejunya nambah gurih rasanya,
Hayuk, hayuk, kita mulai eksperimen aja.

Bahan:
1/2 cup susu cair
1 sdm air jeruk nipis
4 butir telur (1 untuk adonan, 3 untuk isi)
1sdm mentega/margarin, cairkan
1 sdt baking powder
1/2 sdt baking soda
1/2 sdm gula
1/2 sdt garam
1/2 cup tepung terigu
esens vanili atau vanili bubuk, tapi gak harus, optional aja
Keju dipotong dadu kecil

Peralatan:
3 ramekin atau mangkuk tahan panas ukuran sedang (punya gue diameternya 8,5cm), oles margarin

Cara Membuat:
  • Panaskan oven suhu 200 derajat Celcius.
  • Untuk adonan, campur susu cair dengan air jeruk nipis, aduk rata. Diamkan selama 6-10 menit.
  • Masukkan telur, mentega/margarin cair, aduk rata.
  • Tambahkan semua bahan kering, aduk rata.
  • Tuang adonan ke ramekin, bagi rata.
  • Taruh 4-6 dadu keju di pinggir-pinggir ramekin.
  • Tuang satu butir telur di bagian tengah adonan.
  • Panggang dalam oven sekitar 15-20 menit, atau sampai pinggiran sedikit kecokelatan dan gak nempel di pinggiran ramekin dan telur matangnya sesuai selera.
  • Hap! Makan anget-anget pake cocolan saus tomat.







  • Susu yang dicampur sama jeruk nipis bisa jadi alternatif untuk resep-resep yang perlu "buttermilk." Untuk penjelasan lebih lengkap, coba check di channel YouTube Everyday Food. 
  • Gyeran Ppang ini sebenarnya rasanya perpaduan adonan yang manis dan telur yang gurih. Tapi gue gak terlalu suka, jadi gue kurangin gulanya jauuuh dari resep asli yang antara 2-3 sdm.
  • Untuk waktu pemanggangan tergantung dari selera tentang seberapa matang telur dan seberapa kering adonan, karena ada yang suka telurnya masih meleleh, tapi ada yang suka mateng banget, dan ada yang suka adonan masih agak basah, tapi ada yang suka adonan mateng sempurna kaya cake. Silakan diatur sendiri aja.
  • Menurut Maangchi, kita bisa bikin adonannya malam sebelum tidur lalu masukin kulkas, jadi besok paginya tinggal dituang, tambah telur, panggang. 
  • Selain isi telur, gue juga pernah bikin roti isi ayam dan wortel semur (dari semur sisa makan malam kemaren) pake adonan ini. Gue pake ramekin yang hampir setengah ukuran ramekin yang ini. Tuang adonan sampai 3/4 penuh, masukin ayam dan wortel semur yang udah dicincang, tuang lagi 1sdm adonan di atasnya. Panggang dengan suhu 200 derajat Celcius sekitar 15 menit. 
  • Be creative, kasih isian macem-macem. Ayam balado, rendang, daging tumis brokoli dan makanan sisa makan malam lainnya. 
  • Buat yang pengen liat resep aslinya, here are the links:
  1. Aeri's Kitchen
  2. Asian at Home by Seonkyoung Longest
  3. Maangchi


- Selamat Masak! -

No comments:

Post a Comment