Friday, March 6, 2015

Bubur Daging Sayuran (쇠고기야채죽)

Gue suka banget sarapan bubur. Dalam seminggu, gue berapa kali sarapan bubur, nungguin tukang bubur yang lewat depan rumah. My favorite is bubur ayam cakue ati ampela plus emping dan sambel yang baaanyaaaaak (yes, pagi-pagi makan sambel, that's me). Tapi kadang-kadang gue pengen juga variasi bubur yang lain jadi, of course, gue bikin sarapan bubur sendiri.
Salah satu bubur paling gampang yang suka gue bikin adalah bubur yang dimasak langsung sama ayam dan bawang putih (by now, you know how much I love garlic, right?). Tapi beberapa hari yang lalu gue liat Maangchi post resep ini, Beef and Vegetable Porridge (Soegogi Yachaejuk) alias Bubur Daging Sayuran. It's not a fancy recipe, tapi alternatif yang sedap buat gue yang suka banget bubur. Menurut Maangchi, resep ini juga cocok buat yang lagi diet, karena gak banyak beras yang dimasak plus sayuran-sayurannya yang bikin bubur ini kaya serat.
Nah, kalo pengen sarapan yang agak beda, atau pengen bikin sarapan sendiri pas weekend, buat yang weekdaysnya ngantor, cobain deh bubur ini.

Bahan:
1/2 cup beras, cuci bersih, rendam selama 30 menit
(Untuk ukuran cup, pake aja cup yang ada di dispenser beras atau rice cooker, it's the exact same measurement.)
1/2 sdm minyak wijen
200 gram daging sapi cincang tanpa lemak
2 siung bawang putih, cincang
1 bawang bombay ukuran kecil, cincang
1 wortel ukuran kecil, potong kotak-kotak kecil
1/2 paprika merah ukuran sedang, potong kotak-kotak kecil
1 cup brokoli, cincang
5 cup air (1 cup @235ml, jadi sekitar 1100ml)

Untuk Perasa:
1 sdm kecap ikan
1/2 sdt minyak wijen
1/4 sdt gula pasir

Untuk Taburan:
1 sdm biji wijen panggang
1 bungkus rumput laut panggang, hancurkan (Gue pake merk Mamasuka)

Cara Membuat:

  • Panaskan 1/2 sdm minyak wijen di dalam panci, tumis daging sapi cincang sampai berubah warna.
  • Tambahkan bawang putih dan bawang bombay cincang, tumis sampai mulai transparan.
  • Masukkan sayuran sama beras, aduk rata, tumis selama 2 - 3 menit.
  • Tambahkan air, tutup panci.
  • Kalau sudah mendidih, buka sedikit tutup panci dan terus masak sekitar 20 menit. 
  • Setelah 20 menit, buka tutup panci, masak lagi sampai tekstur bubur sesuai selera, sekitar 10-15 menit.
  • Kalau konsistensinya sudah sesuai selera, tambahkan kecap ikan, minyak wijen dan gula pasir sebagai perasa.
  • Angkat, taburi dengan rumput laut panggang dan biji wijen sebelum disajikan.


See that pretty rustic wooden background? It's by Party ID. Check out their instagram @party.id69 for more pretty custom photo backgrounds, available for purchase.


  • Untuk perasa, gue cuma pake sedikit tapi, of course, sesuaikan sama selera aja. Mau pake garam sama merica juga bisa. All up to you.
  • One of my friends asked, bisa buat baby kan? My mom said: bisa, tapi pastinya harus diblender lagi.
  • Variasi buat sayurannya: labu kuning / kabocha (very good for babies, by the way), kacang polong, jagung.
  • Variasi buat dagingnya: daging ayam cincang (tanpa lemak), ikan salmon (this is also a very healthy option), udang.
  • Untuk taburannya memang optional, tapi gue recommend buat pake, coz it gives extra flavor. 
  • Kalo tekstur bubur, gue suka yang gak terlalu encer, jadi kalo kalian suka yang lebih encer, tambahin aja takaran airnya ya. 
  • For the original recipe and video link, check out Maangchi's Beef and Vegetable Porridge
- Selamat Masak! -

No comments:

Post a Comment

Silakan tulis pertanyaan yang berhubungan dengan post-post Food Experimentalist. I will do my best to answer it. Boleh banget bantu jawab. Mari saling membantu. :)