Showing posts with label masakanIndonesia. Show all posts
Showing posts with label masakanIndonesia. Show all posts

Thursday, March 4, 2021

Bikin Ayam Pop Ternyata Gampang!

 Bikin ayam pop ternyata gampang? Banget. Untuk pertama kalinya gue kepikiran untuk bikin ayam pop sendiri. Seperti biasa, langsung deh cari-cari resep yang tergampang. Dapetlah di channel YouTube-nya WillGoz Kitchen. Harap dicatat, WillGoz sendiri udah ngasih disclaimer kalo ini bukan resep ala Minang, tapi resep ala WillGoz. BUT bukan berarti hasilnya gak enak, malahan enak banget. Murah banget juga. Patut langsung dicoba.


Bahan:

1 kg ayam muda (yang ukurannya kecil) total potongan ayam yang gue beli ada 9 potong campur bagian paha dan dada aja 

Air kelapa dari 1 butir kelapa (bukan kelapa muda)

4 butir bawang putih, digeprek

2 sdt gula (cicipin dulu air kelapanya, kalau sudah manis gak perlu tambah gula)

1 sdm garam

1 lembar daun salam

2 iris jahe (kira-kira tebal seirisnya 1cm), kupas, geprek

1 batang serai, geprek


Cara Membuat:

  • Masukkan ayam ke dalam panci. Tambahkan air kelapa. Kalau air kelapanya gak cukup untuk nutupin ayam, tambah dengan air biasa. Jangan kebanyakan, yah. Cukup sampai semua potongan ayam terendam.
  • Tambahkan semua bumbu.
  • Rebus ayam di dalam panci tertutup dengan api sedang selama 30-40 menit. Biasanya 30 menit udah empuk banget, tapi silakan dicek dulu. Jangan lupa saring kotoran-kotoran yang mengapung di air.
  • Setelah ayam empuk, matikan api, tiriskan ayam dari kuahnya. 
  • Untuk penyajiannya, panaskan minyak dengan api sedang. Pastikan minyaknya sudah benar-benar panas. Masukkan ayam, goreng sekitar 10 detik untuk setiap sisi. Angkat, tiriskan.
  • Sajikan ayam dengan sambel merah ala Padang dan rebusan daun singkong.


  • Kata WillGoz, ayam pop ini lebih enak kalo didiemin di dalam air rebusannya semaleman baru digoreng besoknya. Tapi kalo gue sih itu malah bikin ayam yang udah empuk jadi tambah empuk karena airnya yang panas. Menurut gue, langsung digoreng juga enak banget, kok. 
  • Tekstur ayam muda ini empuk banget. Dan karena direbus pake air kelapa jadinya makin empuk dan makin manis.
  • Selain ayam muda, ayam TG atau ayam kampung juga paling pas untuk resep ini. Tapi waktu masaknya beda-beda, yah. Waktu rebus minimal 30 menit, setelah itu cek sesekali sampai daging ayam benar-benar empuk.
  • Resep untuk sambel ala Padang gue bisa di klik di sini.
  • Kata Mami, ada yang suka makan ayam pop dengan kuahnya. Tinggal tuang di mangkuk kecil untuk temen makan ayam pop.
  • Memang kuah rebusan ayam pop manis dan ngaldu banget. Hasil eksperimen kakak ipar gue, kuah ayam pop ini enak dijadiin base kuah soto ayam. Untuk penyimpanan, setelah kuah disaring dan dalam keadaan sudah dingin masukkan ke dalam freezer. Tapi inget, karena ada air kelapa di dalamnya kuah ini gak bisa disimpan terlalu lama. Paling aman 2-3 hari di freezer.
  • Untuk lihat video cooking-nya WillGoz, cek aja di Resep Ayam Pop Tervalid SeYouTube - Janji Pake Extra!
-Selamat Masak!-

Wednesday, December 23, 2020

Gulai Cumi Isi Tahu


 

Lauk yang paling sering dimasak di rumah gue adalah... ayam. I really, really love chicken, karena itu gue suka cari-cari resep berbagai cara masak ayam. Tapi kadang bosen juga, pengen yang lain. Seperti hari ini, Mami beli cumi dan kepikiran untuk bikin gulai cumi isi tahu. Udah lama banget kita gak bikin gulai ini. Dibilang gulai ala Padang sebenernya gak juga. Tapi, jangan khawatir, soal rasa sih udah pasti mantap.

Cumi yang gue pakai di sini ukurannya termasuk kecil-kecil. Di rumah gak ada yang suka cumi besar-besar. Jadi kalo mau coba eksperimen resep ini juga, sesuaikan bahan tahu untuk isian dengan ukuran cumi yang dipakai, ya.

Let's the experiment begin!


Bahan isi: 

3 buah tahu kuning

1 butir telur

1 cabe merah keriting, iris tipis

1 sdm irisan daun bawang

garam, gula dan penyedap (kalau suka)

Aduk rata semua bahan isian, sisihkan.


Bahan santan:

Kelapa parut dari 1/2 butir kelapa

200cc air panas untuk memeras santan kental

500cc air panas untuk memeras santan encer


Bumbu halus gulai (haluskan dengan ulekan):

5 cabe merah keriting

3 siung bawang merah

2 siung bawang putih

2 ruas jari kunyit, goreng atau panggang dulu

1/2 sdt ketumbar sangrai


Bahan gulai:

500 gram cumi.

Buang bagian dalam cumi. Cuci bersih lalu remas-remas dengan 1 sdm garam untuk menghilangkan lendirnya. Cuci lagi sampai bersih dan aduk dengan 1/2 sdm air jeruk nipis atau lemon. Sisihkan.

3 iris lengkuas

2 iris jahe

1 batang serai digeprek

2 lembar daun jeruk

1 sdm air asam jawa

3 cabe hijau keriting potong panjang-panjang (optional)

2 sdm minyak untuk menumis bumbu

Garam, gula, penyedap (kalau suka)


Kelengkapan lain:

Tusuk gigi untuk menyemat cumi


Cara Membuat Santan:

  • Tuang air panas 200cc ke parutan kelapa sampai semuanya basah. Diamkan sebentar (kurang lebih 5 menit).
  • Peras santan sampai semua air habis. Sisihkan santan kental.
  • Tuang lagi air panas 500cc ke parutan kelapa tadi sampai semuanya basah. Diamkan lagi  5 menit. Peras santan encer. Sisihkan.

Cara Mengisi Cumi:

  • Hancurkan tahu dengan garpu. Aduk rata dengan bahan isian lainnya.
  • Isi cumi sampai setengah penuh dengan bahan isian. Jangan ditekan-tekan atau dipadatkan.
  • Masukkan kepala dan tentakelnya ke sisa rongga yang kosong lalu semat cumi dengan tusuk gigi.
  • Ulangi sampai cumi habis. Sisihkan.

Cara Membuat Gulai:
  • Panaskan minyak dengan api sedang. Tumis bumbu halus, jahe, lengkuas, serai, dan daun jeruk sampai bumbu matang dan harum (kurang lebih 5-6 menit).
  • Masak santan encer di panci terpisah sampai santan panas, lalu tuang ke tumisan bumbu gulai. 
  • Masak campuran bumbu gulai dan santan dengan api kecil sampai santan mulai mendidih.
  • Masukkan cumi, tutup panci, masak 20 menit.Sesekali balik cumi supaya warnanya cantik merata.
  • Setelah 20 menit, panaskan santan kental di panci terpisah dengan api sedang sambil terus diaduk sampai mendidih.
  • Tambahkan santan kental ke gulai, tuangkan air asam jawa, bumbui dengan garam, gula, dan penyedap (kalau suka), dan terakhir masukkan cabe hijau keriting (optional aja).
  • Masak lagi sambil ditutup dengan api kecil selama 10 menit.
  • Gulai cumi isi tahu siap dimakan panas-panas dengan sayuran rebus dan sambal merah ala Padang.



  • Untuk gulai ini gue pake santan asli dari kelapa parut. Buat masakan tradisional cara tradisional begini memang paling pas dan paling enak. Tapi kalo gak sempet atau gak bisa beli kelapa parut, santan instan juga bisa kok. Resep ini perlu kira-kira 1,5 santan instan kecil (yang packaging segitiga). Panaskan setengah bagian santan instan dengan takaran air untuk santan encer. Untuk santan kental, panaskan sisa santan instan lalu tambahkan ke gulai. Kalau kuahnya kurang bisa ditambah air panas.
  • Kenapa santan dan air untuk gulai ini harus panas? Ini tips dari Mami. Setiap masak protein hewan, entah itu daging sapi, ayam, atau cumi seperti ini air dingin bisa bikin serat daging yang sudah dalam keadaan panas di tengah proses memasak jadi mengerut dan ujung-ujungnya jadi alot. Selain itu merebus santan dulu sebelum ditambahkan ke dalam masakan bisa bikin masakan lebih tahan lama, gak cepet basi.
  • Bumbu halusnya bisa diblender aja gak sih? Bisa. Tapi kalau mentah-mentah langsung diblender hasilnya suka ada rasa pahit. Untuk ngakalinnya, goreng dulu kunyit dengan 1-2 sdm minyak sampai daging kunyit mulai keriput, terus masukkan sisa bahan bumbu. Goreng sekitar 3-5 menit dengan api sedang hanya sampai bahan-bahannya agak layu. Baru tiriskan dan diblender dengan sedikit air. 
  • Bikin bahan isian tahunya terlalu banyak. Gimana nih? Bisa kok bahan isian itu kita jadiin makanan lain. Tambahkan sedikit tepung terigu dan tepung tapioka (perbandingannya sekitar 3:1, misalnya 3 sdt terigu dan 1 sdt tapioka) lalu aduk rata. Adonan tahu harus tidak berair dan bisa dibentuk. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang sampai keemasan. Jadi deh tahu goreng keriting. Makannya dicocol saus tomat yang ditaburin Bon Cabe. Mantap!
  • Makan gulai ini paling nikmat sama sayuran rebus, misalnya daun singkong daun pepaya rebus, labu siam (alias waluh) rebus, atau yang lainnya, plus pake sambel merah ala Padang.
- Selamat Masak!-




Sunday, December 20, 2020

Pepes Bandeng Presto Part 2: Bandeng Presto dan Bumbunya


 

Di part sebelumnya gue udah nulis cara pembuatan tumis daun singkong daun pepaya. Di bagian kedua ini gue bakal nulis tentang persiapan bandeng presto, bumbu untuk dibalutkan di ikannya, dan finishing pembuatan pepes bandeng presto.

Langsung aja, yuk!


Bahan:

1 ekor bandeng presto

1 batang serai, potong-potong agak panjang

2 iris lengkuas

2 iris jahe

1 lembar daun salam

garam dan gula

1 sdm minyak goreng


Bahan bumbu halus:

5 siung bawang merah

3 siung bawang putih

2 butir kemiri goreng

5 cabe keriting


Finishing pepes:

Tumis daun singkong dan daun pepaya

2 lembar daun pisang, dilemaskan dengan api, lalu lap sampai bersih

Tusuk gigi


Cara Membuat:

  • Bersihkan sisik dan sebagian besar kulit bandeng. Kalo mau kepalanya gak perlu dipake.
  • Haluskan semua bumbu. 
  • Panaskan minyak dengan api sedang, tumis bumbu halus dengan lengkuas, jahe, dan daun salam.
  • Bumbui dengan garam, gula, dan penyedap (kalo suka).
  • Tumis sampai bumbu matang (sekitar 7-8 menit).
  • Panaskan kukusan.
  • Tata daun pisang sesuai panjang ikan. Tumpuk 2 daun pisang kalau perlu. 
  • Taruh setengah bagian tumis daun singkong daun pepaya di tengah daun.
  • Lumuri satu sisi ikan dengan setengah bumbu halus. 
  • Letakkan ikan di atas tumis daun singkong daun pepaya. Sisi yang dibumbui di bawah.
  • Lumuri sisi  ikan satu lagi dengan sisa bumbu.
  • Tutupi ikan dengan sisa tumis daun singkong daun pepaya.
  • Bungkus ikan dan sematkan daun pisang dengan tusuk gigi.
  • Kukus selama 30 menit.
  • Angkat, hidangkan panas-panas.






  • Dalam membungkus pepes, gak ada cara yang benar atau salah. Yang penting semuanya terbungkus dengan daun pisang. 

  • Kalo beneran bingung gimana sih caranya? My mom will show you. Cek video pendek  di bawah ini.
  • Menurut gue pepes bandeng presto ini tipe masakan yang enaknya serba dadakan. Di masak hari ini dan habis hari ini juga. Jadi supaya gak ada sisa makanan, sesuaikan ukuran bandeng presto yang dipakai dengan jumlah orang yang ada di rumah.

- Selamat Masak! -

Saturday, December 19, 2020

Pepes Bandeng Presto Part 1: Tumis Daun Singkong Daun Pepaya



 Beberapa bulan yang lalu gue sempet nyobain pepes bandeng presto Purwokerto yang dijual di supermarket. Pertama kali makan langsung suka. Biarpun gue orangnya gak suka makan ikan, tapi bandeng presto sih masih mau. Dan bandeng presto yang dibikin pepes ala Purwokerto ini rasanya mantap banget.

Seperti apa sih pepes bandeng presto Purwokerto ini? Bahan utamanya jelas bandeng presto. Bandeng ini dibalut bumbu terus dibalut lagi sama daun singkong daun pepaya yang ditumis pedes. Tumisan daun singkong-pepaya ini jadi makin enak dengan tambahan jamur tiram, cabe rawit utuh, dan (buat yang suka) pete. Setelah itu semuanya dibungkus dengan daun pisang dan dikukus. 

Waktu itu, sambil makan, gue sama Mami udah ngobrolin tentang kira-kira cara bikinnya gimana. Kita berdua sama-sama suka banget tumis daun singkong-pepaya, jadi kepikiran untuk nyoba bikin sendiri. Selain rasa bisa dibuat lebih sesuai selera kita, dana yang dikeluarkan pun bisa lebih irit. :D

Bikin pepes ini dibilang gampang ya enggak. Tapi dibilang susah pun gak juga. Satu-satunya yang mungkin bakal bikin jiper adalah banyak pernak-pernik yang harus disiapin. Tapi hasilnya udah pasti luar biasa. Kalo kata Bikin Laper sih "Ini ancaman, guys!" Dan karena banyak printilannya ini gue bakal bagi post Pepes Bandeng Presto ini jadi 2 bagian, supaya lebih enak bacanya. Di bagian pertama ini gue bakal tulis cara pembuatan tumis daun singkong-pepaya. 

Let's do some experiment!


Bahan: 

1 ikat daun singkong

1 ikat daun pepaya (Gue pake daun pepaya jepang yang tumbuh di halaman rumah. Rasanya lebih enak.)

1 sdm udang rebon, cuci bersih, tiriskan

8 siung bawang merah, iris halus

4 siung bawang putih, cincang halus

4 cabe keriting, iris serong tipis

2 batang serai, iris tipis

2 lembar daun salam

2 lembar daun jeruk

cabe rawit utuh sesuai selera

garam dan gula

100ml air

1 sdm minyak goreng


Cara Membuat:

  • Petik daun singkong dan daun pepaya dari batangnya. Rebus sampai empuk sekitar kurang lebih 10 menit. 
  • Angkat, tiriskan. Peras airnya sebisa mungkin.
  • Potong-potong supaya daunnya tidak terlalu panjang.
  • Panaskan minyak dengan api kecil. Tumis udang rebon sebentar sampai harum.
  • Tambahkan bawang merah, bawang putih, serai, daun salam, daun jeruk, dan cabe keriting. Tumis lagi sampai bawang-bawangannya harum.
  • Masukkan daun singkong, daun pepaya, dan cabe rawit utuh. Aduk dan uraikan daun-daunannya supaya tidak menggumpal jadi satu.
  • Tambahkan air. Bumbui dengan garam dan gula (plus penyedap kalo suka).
  • Masak sampai air habis. Angkat. Sajikan langsung dengan nasi panas atau lanjutkan proses berikutnya untuk bikin pepes bandeng presto.



  • Tumis daun singkong daun pepaya di pepes yang gue makan dulu ditambah jamur tiram yang disuwir-suwir dan pete yang dibelah dua. Enak banget. Tapi berhubung di sini ada yang gak suka jamur dan gak terlalu suka pete jadi gak dipakein. Tetep enak kok.
  • Untuk rasa lebih pedes, sebagian cabe rawit bisa diiris.
  • Bisa gak bikin tumis ini sehari sebelum bikin pepes? Sebaiknya gak ya. Tumisan ini kalo dibiarin lebih dari sehari suka mulai berair dan rasanya gak fresh aja. 
  • Untuk sedikit menghemat waktu, rebus daun singkong dan daun pepaya sehari sebelumnya, peras lalu simpan di dalam kulkas. 
  • Kenali bandeng presto yang dipakai. Kalau ikannya asin, sebaiknya tumisan ini gak terlalu asin. Lagipula, ikan akan kita bumbui lagi. Jadi perhitungkan keasinan tiga elemen di pepes ini, ya. 
  • Untuk pengganti udang rebon, teri besar atau teri Medan juga enak untuk tumisan ini. Jangan lupa dicuci dulu supaya gak terlalu asin dan ditumis dulu sebelum bumbunya masuk. 
  • Kalau mau makan tumisan ini begitu aja untuk lauk nasi, bisa juga dicampur dengan pindang bandeng yang udah digoreng lalu disuwir-suwir. Jangan lupa untuk menyesuaikan tingkat keasinannya.
  • Kalo gak terlalu suka makan serai, potong serai besar-besar dan memarkan sedikit. Tapi jangan gak dipake, karena wangi serai enak banget untuk tumisan ini.
  • Next step kita susun pepesnya. See you on part two!

- Selamat Masak! -

Thursday, September 10, 2020

Ayam Betutu Kuah ala Dapur Dina

 Ayam lagi ayam lagi. Why not? Murah, bisa diolah jadi masakan yang simple, sehat, dan sedap (kalo kata Chef Yuda Bustara). Resep ayam kali ini namanya Ayam Betutu Kuah. Pas pertama kali liat daftar bumbunya sih, jujur deh, bikin gak pede. Tapi, selama ini, resep yang gue coba dari Dapur Dina gak pernah gagal. Jadi nekat aja nyobain sehari setelah video resep ini dipost di YouTube channel-nya Mbak Dina. Bahan-bahan yang gue pake sedikit beda sama yang Mbak Dina pake, karena gue memanfaatkan bahan yang ada di rumah atau gampang dibeli di warung sayur deket rumah. 

Mari kita mulai eksperimennya.

Bahan utama:

500 gram Fillet paha ayam, buang sebagian (atau semua) lemaknya

1sdt garam

1 butir jeruk nipis, peras airnya

Cuci bersih ayam, lumuri dengan garam dan air jeruk nipis, sisihkan

2 ikat selada air (watercress), dicuci bersih, rebus sampai empuk, tiriskan


Bahan bumbu:

1 siung bawang bombai ukuran kecil, cacah

5 siung bawang putih, cincang agak halus

8 cabe rawit, iris tipis

4 lembar daun jeruk

1 lembar daun salam

2 sdm minyak untuk menumis bumbu

1 sdt terasi (gue pake terasi ABC) remas-remas dengan sejumput garam

garam

kaldu bubuk

1 sdt gula

1 liter air


Bahan bumbu halus:

2 ruas jari jahe, kupas, iris

3 batang serai, buang bagian kulit luarnya, iris 

1 ruas jari lengkuas, iris

2 cabe merah besar, iris

3 cabe merah keriting, iris

3 ruas jari kunyit, kupas, iris, goreng 6-8 menit dengan 2 sdt minyak, tiriskan

4 butir kemiri goreng

1 sdt ketumbar bubuk

1/4 sdt parutan pala (atau pala bubuk)


Cara membuat:

  • Blender semua bahan bumbu halus dengan 50ml air atau 2sdm minyak. Gue blendernya cukup halus tapi masih ada sedikiiit yang agak kasar.
  • Tuang minyak ke dalam wajan berpinggiran tinggi atau panci ukuran sedang. Nyalakan api sedang. Masukkan daun jeruk.
  • Setelah minyak panas, tuang bawang bombai. Tumis 1 menit. Tambahkan bawang putih. Tumis 1 menit lagi.
  • Masukkan bumbu halus, daun salam, terasi, garam, kaldu bubuk, dan gula. Tumis kurang lebih 8 menit sampai aromanya keluar dan bumbu mulai terpisah dengan minyak.
  • Masukkan ayam. Kecilkan api, tutup panci. Ungkep ayam sekitar 10 menit sampai berair.
  • Tambahkan air. Besarkan api. 
  • Setelah mendidih, kecilkan lalu tutup. Masak selama 20 menit atau sampai ayam empuk.
  • Setelah 20 menit, masukkan cabe rawit, masak 2 menit lagi tanpa ditutup.
  • Matikan api. Tiriskan ayam dari kuahnya. 
  • Sajikan ayam dengan rebusan selada air dan kuah terpisah.



  • Karena di rumah ada fillet paha jadi itu yang gue pake. Tapi usahakan selalu pake ayam bagian paha, ya. Soalnya bagian dada bakal terlalu berserat dan keras jadi perlu waktu lebih lama untuk masak. Dada ayam juga gak juicy, jadi kurang sedap buat resep yang ini.
  • Mbak Dina pake daun singkong rebus buat sayurnya. Gue gak punya, jadi pake selada air yang lagi ada di rumah. Selain itu sayurnya enak diganti dengan plecing kangkung.
  • Resep otak-atik gue ini lumayan pedes, jadi hati-hati dengan takaran cabe rawit, ya.
  • Mbak Dina hanya pake 1/2sdt terasi, sedangkan takaran gue dua kali lipat. Mungkin karena terasi ABC yang gue pake rasanya gak kuat, gak kaya terasi lombok, jadi gue rasa perlu tambahin jadi 1 sdt.
  • Kok bumbu diblender halus dan gak kasar? Karena gue gak suka masakan yang bumbunya kasar. :D
  • Kenapa kunyit dan kemirinya kok digoreng dulu? Sebenernya ini kebiasaan Mami tapi sesuai dengan lidah gue. Gue gak suka masakan pake kunyit tapi bau langu kunyitnya masih kentara banget. Kalo gak mau digoreng silakan langsung diblender aja.
  • Coba liat kuah di foto gue. Keliatannya berminyak banget, kan? Itu karena gue lupa buang sebagian lemak ayamnya. Kalo gak suka kuah yang terlalu berminyak, jangan lupain step ini, ya. 
  • Untuk video resepnya silakan cek video Ayam Betutu Dapur Dina.
- Selamat Masak!-